Ribuan Ojek Online Demo Di Depan Istana Presiden
Sekitar 1000 pengemudi ojek
online diperkirakan menggelar unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Selasa
(27/3), dengan tuntutan rasionalisasi tarif ojek online atau daring. Aksi
rencananya akan dilakukan pukul 10.00 WIB - 18.00 WIB di seberang Istana Merdeka,
Jakarta Pusat.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono
mengatakan pihaknya telah menerima surat pemberitahuan terkait aksi yang akan
dilakukan oleh Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia atau Garda. Garda disebutnya
merupakan gabungan dari pengemudi ojek online.
Untuk pengamanan, Argo menyebut
ribuan personel kepolisian telah disiapkan. Namun, ia tak menyebut rinci soal
jumlah detail aparat yang akan mengamankan aksi tersebut. "Ribuan pasukan
sudah siap untuk mengankan aksi demo tersebut," ujar Argo
Terkait aksi yang dilakukan para
pengemudi ojek online itu, Argo mengatakan polisi belum dapat memastikan
penerapan pengalihan arus lalu lintas sebagai antisipasi kemacetan. Argo
menyatakan hal tersebut bergantung pada situasi di lapangan.
Berdasarkan rencana aksi yang telah dibicarakan sebelumnya, Argo menyebut massa
akan mengirimkan perwakilannya untuk masuk ke Istana dengan tuntutan menemui
presiden.
"Rencana mereka akan mengantarkan perwakilannya diterima Presiden, untuk
jam belum ada kepastian tapi itu baru rencananya kemarin, untuk hari ini belum
tahu," tuturnya.
Para pengemudi ojek online pada september tahun lalu pernah menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Dalam aksi itu mereka menuntut pemerintah untuk mengeluarkan regulasi yang mengatur layanan ojek. para pengemudi menilai ketiadaan aturan membuat posisi mereka lemah di mata hukum ketika berhadapan dengan aplikator (Gojek, Grab, Uber).
mereka juga merasa tak memiliki daya tawar terhadap pengatur tarif dan bonus selama ketetapan itu di tentukan sepihak oleh perusahaan. aplikator merespon demo pengemudi ojek online saat itu.
Pihak aplikator uber yang kini telah diakuisisi grab menyatakan akan mengakomodasi hal-hal yang menjadi kepedulian mitra pengemudi mereka. uber juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan memperhatikan kepentingan penumpng dan mitra pengemudi.
"kami terus berdiskusi dengan pemerintah terkait hal-hal yang menjadi kepedulian mitra" ujar salah satu peserta demo.
(uber) berharap setiap perubahan kerangka peraturan ataupun kebijakan publik merupakan hal yang progresif," tambahnya.
Sementara itu, gojek tidak memberikan tanggapan jelas soal dukungan dibuatnya regulasi bagi pengemudi ojek online.
"Go-Jek akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi para mitra dan konsumen kami," jelas manajemen gojek, menurut salah satu peserta demo
"kami terus mendengarkan masukan dan aspirasi yang membangun demi kebaikan bersama,"
Komentar
Posting Komentar